" Tips Dalam Mengolah Limbah Bulu Ayam : Bagian II "|my

" Tips Dalam Mengolah Limbah Bulu Ayam : Bagian II "
[ 17-12-2017 ]

" Tips Dalam Mengolah Limbah Bulu Ayam : Bagian II "

Selain Bisa Diolah Untuk Kaligrafi Dan Tepung, Bulu Ayam Juga Bisa Diolah Menjadi Bahan Material Seperti Plastik Serta Genteng

Sabung Ayam - Melanjutkan artikel yang sebelumnya tentang limbah bulu ayam yang selama ini hanya dibuang oleh kebanyakan orang serta tidak pernah termanfaatkan. Berikut ini adalah cara unik lainnya untuk memanfaatkan limbah bulu ayam untuk diolah kembali :

Limbah Bulu Ayam Diolah Menjadi Plastik Yang Ramah Lingkungan

Plastik cenderung akan merusak lingkungan dikarenakan berbahan baku yang lebih sulit terurai oleh alam serta hal ini telah nyata terjadi dimanapun. Selain dari itu, plastik juga memiliki masalah dikarenakan bahan bakunya yang bukan dari sumber terbarukan yang sama didapatkan dari minyak serta gas alam, yakni merupakan jenis thermoplastik serta thermosetting. Yiqi Yang, seorang ahli biomaterial serta biofiber yang berupaya menyelesaikan permasalahan dengan sumber daya yang ada. Yiqi yang berasal dari Institute of Agriculture & Natural Resource University of Nebraska-Lincoln, Amerika Serikat, menilai bahwa bulu ayam sabung ayam mempunyai keratin yang sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu plastik.

Keratin adalah merupakan jenis protein yang juga terkandung didalam rambut manusia yang dapat dikembangkan menjadi suatu plastik. Selain dari itu, bulu ayam berpotensial dikarenakan tingginya konsumsi pada ayam didunia, sampah dari bulu ayam judi sabung ayam juga menjadi masalah. Pada setiap tahunnya, miliaran kilogram bulu ayam (dalam Amerika Serikat saja) terbuang menjadi sampah yang tidak ada gunanya. Bahan lainnya seperti pati tumbuhan yang masih kurang unggul dari sifat bulu ayam. Yiqi Yang menggunakan methyl acrylate untuk memproses bulu ayam tersebut.

Zat kimia yang serupa dalam produk pewarna kuku. Zat tersebut berperan dalam pemrosesan pembentukan pada film plastik serta membentuk polimerisasi, yang juga disebut dengan "feather-g-poly (methyl acrylate)". Terbukti sesudah diproses, dibanding dengan plastik yang telah ada selama ini, plastik yang dihasilkan dari bulu ayam tidak kalah berkualitasnya. Bahkan, plastik tersebut juga akan lebih kuat dibanding dengan plastik dari pati tumbuhan serta plastik bulu ayam pertama kali yang anti air. Dalam acara National Meeting % Exposition of the American Chemical Society yang ke-24, Yiqi Yang memaparkan hasil dari penelitiannya pada tanggal 28 Maret 2011 lalu yang diselenggarakan di Anaheim, California selama satu pekan. Yiqi Yang mengungkapkan bahwa dalam ajang tersebut menciptakan plastik dari bahan yang dapat diuraikan adalah merupakan salah satu tujuan dari penelitian tersebut. Salah satu paling fokusnya yaitu dengan menggunakan sampah dari peternakan serta pertanian.

Bahan Untuk Pembuat Genteng

Mencampurkan bulu ayam dengan polimer cair (umumnya resin polyester) adalah merupakan salah satu alternatif video sabung ayam dalam penggunaan bulu ayam untuk sebuah keperluan rekayasa. Kemudian akan dibiarkan menjadi keras didalam cetakannya. Produk komposit dari bulu ayam juga terbentuk. Dibandingkan dengan material rekayasa yang lainnya seperti aluminium, plastik, baja, ataupun komposit fiberglass, material komposit dari bulu ayam tersebut mempunyai rasio kekuatan per berat jenisnya lebih tinggi.

Proses Membuat Genteng Komposit Dari Bulu Ayam :

* Mencuci bulu ayam tersebut dengan sabun (dari bagian dada) serta direndamkan dalam larutan etanol selama 2 jam. Kemudian dijemur dibawah sinar matahari sampai kering.

* Campurkan bulu ayam dengan cairan resin polyester gunanya untuk mencetak genteng komposit bulu ayam yang akan dituangkan kedalam cetakan genteng tersebut.

* Dalam tekanan 20 bar, cetakan ditekan hingga sampai mengeras selama 8 hingga 12 jam lalu dikeluarkan dari cetakan tersebut.


Baca Juga : Tips Dalam Mengola Limbah Bulu Ayam : Bagian I


Standar dari teknis yang diperlukan genteng akan dipenuhi oleh genteng komposit bulu ayam tersebut yaitu tidak akan menyerap air (< 1%), sangat mampu menahan beban hingga mencapai 200kg. serta mempunyai ketahanan juga terhadap rembesan air. Berat per meter persegi pada genteng ini sebesar 5,5 kg/m2, lebih ringan daripada genteng metal maupun genteng tanah liat. Keistimewaan pada genteng satu ini yaitu sesuai dengan jenis bulu ayam yang digunakan, genteng tersebut bertekstur sangat unik serta natural, sehingga mempunyai nilai artistik sangat tinggi.